Home >> Pertukangan >> Pertukangan Bangunan >> Memilih Pipa PVC untuk Instalasi Plumbing Rumah dan Bangunan
panduan Memilih Pipa PvC
Memilih Pipa PvC

Memilih Pipa PVC untuk Instalasi Plumbing Rumah dan Bangunan

Memilih Pipa PVC untuk Instalasi Plumbing Rumah dan Bangunan. Saat ini, dipasaran ada beberapa jenis pipa yang dipakai untuk kebutuhan rumah tangga yaitu PVC dan PE. Kedua pipa ini memiliki karakteristik dan peruntukan yang berbeda satu sama lain. Pipa yang umumnya digunakan untuk rumah tinggal berjenis PVC (polyvinyl chloride) dan PE (polyethylene).

Oleh karena itu, Anda harus cermat memilih pipa yang sesuai kebutuhan.Dalam memilih Pipa dibutuhkan pemahaman yang cukup (Pipe Distributor). Baik bahan baku, fungsi maupun aplikasinya. Sesuaikanlah dengan kebutuhan seperti, untuk saluran air bersih, kotoran atau pembuangan limbah. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah, faktor tekanan air.

Semakin besar tekanannya, maka haruslah menggunakan Pipa yang memiliki kekuatan lebih. Jika ada penyambungan, perhatikan cara penyambungannya. Biasaya satu batang pipa memiliki system penymbunya sendiri. Perhatikan daerah penyambungan ketika akan di lem, harus bersih dan bebas kotoran. Selain itu juga jangan melalukan penyambungan (lem) dengan dua material yang berbeda.

Pilihlah produk pipa yang merknya sudah terkenal, harga kompetitif dan fungsi yang sesuai dengan kebutuhan. Para produsen (Pipe Distributor) yang termasuk kedalam kelas atas tidak akan sembarangan memproduksi pipa berkualitas rendah. Mereka memberikan garansi produk berkualitas tinggi. Berikut 5 hal yang perlu Anda perhatikan :

Baca Juga:  Mengenal Baja Sebagai Bahan Konstruksi Bangunan dan Properti

 

Memilih Pipa PVC: Kenali jenis pipa

Seperti dijelaskan di awal, ada dua jenis pipa yang biasa digunakan untuk instalasi plumbing rumah yaitu PVC dan PE. PVC merupakan jenis pipa yang sudah umum diketahui oleh masyarakat. Materialnya terbuat dari plastik yang cenderung kaku, sedangkan PE bersifat lebih elastis. Pipa PVC umumnya memiliki panjang 4 meter. Itulah sebabnya PVC membutuhkan beberapa sambungan (fitting). Berbeda dengan jenis PE yang dijual per roll sehingga tidak butuh fitting yang banyak.

 

Memilih Pipa PVC: Pastikan kualitas, kekuatan, dan kelenturan pipa

JIka Anda mendatangi sentra penjualan pipa, maka Anda akan menemukan jenis dan merek yang berbeda-beda. Untuk menilai kualitas pipa, Anda bisa menekannya hingga bagian dalam pipa saling bertemu. Bila tidak pecah, tandanya pipa tersebut lentur dan memiliki kualitas yang baik.

Baca Juga:  Jenis Palu Atau Martil Dalam Pertukangan

 

Memilih Pipa PVC: Sesuaikan ukuran dengan kebutuhan

Hitung dan tentukan total kebutuhan keran dan saluran pembuangan dirumah. Ini akan mempengaruhi pemilihan diameter dan jenis pipa. Dari segi ukuran, biasanya pemipaan untuk rumah menggunakan pipa berdiameter 1/2 inci-1 1/2 inci. Diameter 1/2 inci – 1 inci diperuntukan untuk rumah berukuran standar. Sedangkan untuk rumah berukuran besar dengan sistem bak penampungan tunggal dibutuhkan pipa berdiameter 1 1/4 inci – 1 1/2 inci. Standar ukuran ini berlaku baik untuk pipa PVC maupun PE. Sedangkan untuk besaran tekanan, pipa jenis AW diperuntukan untuk tekanan besar . Sedangkan untuk air bertekanan sedang (misalnya untuk pembuangan limbah domestik, air hujan, dll) pipa yang digunakan adalah tipe D. Sebagai panduan, Anda dapat melihat kualifikasi tersebut, diameter, besaran tekanan, dan jenis di permukaan pipa.

 

Memilih Pipa PVC: Tentukan fitting dan jenis perekat

Untuk sambungan atau fitting, gunakan fitting yang setipe dengan jenis pipa dan seukuran diameter yang Anda pakai. Baik untuk fitting PVC dan PE. Sedangkan untuk jenis perekat, ada dua macam lem yang bisa Anda gunakan. Jenis pertama adalah perekat yang hanya merekatkan pipa dan fitting. Sedangkan jenis kedua adalah lem yang menyatukan lewat proses kimiawi yang biasa disebut solvent cement. Perekat jenis pertama, bisa langsung kering sekitar 1-2 jam setelah pengeleman, namun daya sambungnya tergantung pada daya adhesive material. Sambungannya bisa melemah terutama pada posisi yang rawan bergerak. Sedangkan untuk jenis kedua olvent cement, butuh waktu untuk menyatukan fitting dan pipa sekitar 5-6 jam. Proses pesenyawaan yang terjadi pada pipa akan membuatnya semakin kuat.

Baca Juga:  Finishing Dinding, Teknik Plesteran dan Acian Pada Tembok

 

Memilih Pipa PVC: Bedakan untuk saluran air panas

Untuk pemipaan air panas, anda harus menyesuaikan jenis pipa dengan spesifikasi waterheater. Suhu air panas yang dihasilkan sebuah mesin pemanas air biasanya berkisar 60ºC – 85ºC. Oleh karena itu, pilih pipa yang bisa menahan suhu pansa minimal 85ºC. Untuk kualifikasi tersebut, jenis pipa yang bisa Anda pilih adalah PERT, PEX, dan PPR

Komentar

comments

About Master Tukang

Master Tukang, Segala informasi dan tutorial tentang pertukangan dan dunia konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.

Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *