Home >> Tips & Trik >> Panduan Memilih Genset untuk Rumah dan Kantor
memilih genset
Panduan memeilih generator atau genset

Panduan Memilih Genset untuk Rumah dan Kantor

Panduan Memilih Genset untuk Rumah dan Kantor. Generator set atau yang lebih dikenal dengan singkatan genset merupakan alat penyedia listrik yang bisa dikatakan menjadi kebutuhan yang utama saat ini untuk beberapa sektor usaha yang membutuhkan daya listrik yang besar.

Genset (Generating Set Supply) bekerja 10 detik ketika listrik padam, 10 detik sesudahnya tenaga listrik diswitch ke genset, saat itu lampu bisa nyala
kembali. Cara kerja generator genset yang memberikan supply listrik setelah 20 detik ini ditopang oleh AVR (Automatic Voltage Regulator). Di dalam AVR, ada Mutual Reactor (MT) yaitu semacam trafo jenis CT (Current Transformer) yang menghasilkan arus listrik berdasarkan besaran arus beban yang melaluinya (secara rangkaian seri). Arus listrik yang dihasilkan ini digunakan untuk memperkuat medan magnet pada belitan rotor. Sehingga untuk beban yang besar, arus yang dihasilkan juga besar

Selain itu, fungsi dari genset yang dapat menyimpan daya listrik sehingga kita dapat menggunakan listrik ketika pasokan listrik dari PLN mati membuat kebutuhan genset juga mulai diminati kalangan pengusaha UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), minimarket, bahkan untuk kebutuhan rumah tangga sekalipun.

Dikarenakan banyak jenis, tipe, produk genset yang beredar di pasaran membuat kita harus jeli ketika sedang mencari dan ingin membeli genset nantinya.

Ini dia beberapa tips memilih genset yang bagus dan berkualitas untuk anda yang sedang mencari produk genset terbaik dan sesuai kebutuhan anda.

Hal pertama yang harus kita perhatikan ketika akan membeli genset adalah pastikan kita sudah mengetahui berapa besar daya listrik yang kita gunakan. Karena jangan sampai kita membeli genset yang memiliki daya listrik yang lebih rendah dari jumlah daya listrik yang kita gunakan. Idealnya daya listrik genset harus lebih besar 30% dari total daya listrik kebutuhan kita.

Baca Juga:  Cara Menghitung Kebutuhan Lantai Keramik, Granit, dan Aksesoris Lantai

Mengapa harus ada daya listrik yang lebih besar? Pertama, menghindari jika terjadi kesalahan perhitungan pemakaian daya listrik kita yang bisa mengakibatkan genset tidak berfungsi dengan maksimal. Yang kedua, untuk persiapan jika nantinya kita menambah penggunaan alat listrik yang berefek terhadap peningkatan daya listrik yang kita gunakan.

Memilih Genset: Hitung Kebutuhan Daya Listrik

Pastikan bahwa dasar hitungan daya listrik bukanlah yang tertera persis seperti yang terpasang di rumah Anda. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya kita harus mempersiapkan apabila kedepannya terjadi hal-hal darurat yang berkaitan dengan kebutuhan mesin.

Mungkin Anda sering melaksanakan pesta kecil ataupun besar, maupun dari hal-hal kecil seperti penambahan alat-alat rumah tangga seperti kulkas, TV, AC dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, demi kelancaran kebutuhan listrik Anda, sebaiknya lebihkan daya genset yang akan Anda beli. Paling tidak 20% – 30% agar ketersediaan listrik tetap terpenuhi. Lebih jelasnya, marilah kita kalkulasikan hitungan daya yang Anda butuhkan jika ada beberapa barang ataupun ketika daya listrik sudah Anda ketahui.

Hal yang perlu diluruskan adalah mengenai satuan KVA (Kilo Volt Ampere). Banyak yang beranggapan bahwa 1 KVA itu sama dengan 1000 watt. Padahal, 1 KVA sebenarnya 800 watt atau setara dengan 0,8 KW.

Baca Juga:  Tips Agar Terhindar dari Kontraktor Atap Baja Ringan Nakal

Maka, ketika daya listrik yang terpasang di rumah Anda itu mencapai 5 .000 watt, maka tinggal dibagi dengan 800 watt. Jadi, 5.000/800 hasilnya 6.25 KVA.

Memilih Genset: Pilih Bahan Bakar yang Sesuai

Demi mempermudah pengoperasian genset Anda nantinya, usahakan dalam membeli genset baru, Anda perhatikan bahan bakar yang akan Anda gunakan. Tentu saja yang diharapkan adalah bahan bakar yang mudah ditemukan dan sangat terjangkau.

Saat ini, ada beberapa tipe genset yang menggunakan bahan bakar yang berbeda-beda. Ada genset yang menggunakan bahan bakar bensin, solar, dan gas. Nah, seandainya genset Anda adalah genset yang bisa menggunakan bahan bakar yang mudah tentu itu lebih baik karena akan mempermudah kinerja Anda dalam mengoperasikan genset.

Memilih Genset: Memiliki Jaminan Sparepart

Pastikan juga membeli genset di toko atau tempat yang sudah menyediakan sparepart atau suku cadang, sehingga saat genset rusak anda tidak perlu bingung mencari sparepart genset tersebut.

Memilih Genset: Pilih Jenis Suara Genset

Genset juga memiliki dua jenis suara yang berbeda yakni yang halus dan tidak terlalu keras sehingga tidak akan mengganggu saat dihidupkan dan umumnya berukuran besar serta harga yang lebih mahal. Sementara jenis kedua adalah genset dengan suara lebih berisik saat dihidupkan dan suaranya kasar, namun dari segi harga jauh lebih murah dan berukuran kecil sehingga cocok digunakan pada hunian atau rumah.

Memilih Genset: Memiliki Layanan Konsumen

Sebelum memilih genset, pastikan juga jika tempat anda akan membeli genset memiliki layanan vendor atau layanan konsumen, sehingga anda bisa bertanya seputar genset agar bisa memakainya dengan baik dan benar.

Baca Juga:  Mengenal Baliwerti Surga Belanja Peralatan Furniture dan Bahan Bangunan di Surabaya

Memilih Genset: Pilih Genset Baru atau Bekas

Pertimbangkan juga apakah anda ingin membeli genset baru atau bekas. Namun sebagai informasi, anda bisa saja membeli genset bekas asalkan anda memiliki teknisi atau orang yang paham dalam bidang listrik dan otomotif. Jika tidak, maka sebaiknya beli genset yang baru agar tidak terjadi hal-hal yang bisa membahayakan anda.

Perawatan Genset

Untuk mengoptimalkan umur genset ada beberapa hal pokok yang harus menjadi perhatian serius. Ada pun langkah perawatannya nya adalah:

1) Pastikan oli mesin yang anda gunakan sesuai dengan kapasitas mesin;

2) tambahkan jika oli kurang dan ganti jika suda cukup lama digunakan;

3) Pastikan oli yang anda gunakan adalah oli dengan kualitas yang baik;

Pemanasan mesin dibutuhkan bagi genset, dengan jangka waktu dari jenis genset tersebut. Misalnya genset dengan stater elektrik membutuhkan pemanasan mesin paling tidak satu minggu sekali. Ini di karenakan genset menggunakan aki yang membutuhkan pengisian yang konsisten. Terlalu lama tidak menghidupkan genset akan menyebabkan aki kosong.

Untuk memperpanjang umur generator, gunakan generator dalam kapasitas continous bukan kapasitas maksimumnya. Misalkan generator dengan current 2,0 KVA dan Max.current 2,2 KVA sebaiknya di gunakan dalam kapasitas maksimal 2,0 KVA. Gunakan generator dengan pemberian beban bertahap. Jangan beban tinggi dalam suatu masa yang sama.

 

Komentar

comments

About Master Tukang

Master Tukang, Segala informasi dan tutorial tentang pertukangan dan dunia konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.

Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *