Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Home >> Decor >> Interior >> Alasan Kenapa Harus Ada Kipas Exhaust Fan Untuk Kamar Mandi

Alasan Kenapa Harus Ada Kipas Exhaust Fan Untuk Kamar Mandi

Alasan kenapa harus ada kipas exhaust fan untuk kamar mandi. Saat ini beragam rumah minimalis dan sederhana banyak ditawarkan oleh perusahaan properti. Namun seringkali mengabaikan sirkulasi udara dan antisipasi kelembaba. Salah satu hal yang paling penting dan perlu perhatian serius adalah kamar mandi.

Ruangan kamar mandi yang kecil dengan kelembaban tinggi memungkinkan timbulnya bau tidak sedap dan paparan kuman yang tinggi. Keadaan ini tentu membuat kamar mandi tidak nyaman digunakan.

Karena tidak ada dinding kamar mandi yang berbatasan dengan ruang luar, maka exhaust fan mesti dipasang di plafon. Idealnya, jenis yang digunakan adalah exhaust fan tipe sirocco (exhaust fan dengan penghisap seperti AC).

Baca Juga:  Dinding Semen Ekspos: Murah, Menarik, dan Kian Digandrungi

Namun, jika tidak memungkinkan memasang jenis ini, Anda bisa memilih menggunakan tipe baling-baling. Syaratnya, jarak antara atap dengan plafon minimal 1,5 meter dan atap memiliki ventilasi untuk mengalirkan udara hasil buangan exhaust fan.

Berapa daya sedot yang dibutuhkan? Untuk kamar mandi, Anda membutuhkan daya sedot sebesar 5 kali dimensi ruang (meter kubik). Misalnya, kamar mandi Anda berukuran 2 meter x 3 meter dengan tinggi 2,5 meter, maka daya sedot minimal dibutuhkan sebesar 5 x 15 meter kubik = 75 meter kubik per jam.

Pemakaian exhaust fan ini dapat digabungkan dengan penggunaan jalusi pada pintu. Jalusi dapat memasukkan udara ke dalam kamar mandi, terutama ketika exhaust fan dipasang.

Baca Juga:  Kelebihan Table Top Kayu untuk Kitchen Set

Agar hasilnya optimal, pasang exhaust fan pada plafon yang berseberangan dengan pintu agar udara dapat berputar di kamar mandi. Sirip-sirip pintu jalusi sebaiknya juga dibuat miring ke arah atas, bukan ke bawah agar angin dingin dapat masuk dari arah bawah.

Jenis exhaust fan yang beredar dipasaran saat ini sangat banyak dan beragam. Namun yang paling umum adalah yang di pasang di dinding langaung terhubung ke luar ataupun dari plafon ke atap.

Jika menggunakan exhaust fan yang langsung terhubung ke atap, sebaiknya konsultasikan dahulu dengan tukang bangunan atau konsultan, sebab biasanya membutuhlan penanganan yang lebih rumit dan lama.

Komentar

comments

About Urban Kreator

Crafter ID, Segala informasi dan tutorial tentang pertukangan dan dunia konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan. Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *