Home >> Decor >> Interior >> Elemen Dasar Interior, Teori Dasar Desain Interior
elemen dasar interior
ELEMEN DASAR INTERIOR

Elemen Dasar Interior, Teori Dasar Desain Interior

Elemen Dasar Interior, Teori Dasar Desain Interior. Pengetahuan akan elemen-elemen dasar ini harus diketahui oleh setiap desainer interior. Bagi Anda sebagai klien juga penting mengetahui apa saja elemen-elemen dasar dari desain interior. Gunanya untuk memunculkan kriteria-kriteria desain sesuai setiap elemen. Selain itu, klien yang memahami elemen yang perlu di pertimbangkan dalam desain interior akan bisa menggambarkan standart interior yang baik. Berikut ini elemen-elemen dasar desain interior yang perlu kita ketahui.

  • Space
    Dalam dunia interior, space diartikan sebagai tata letak. Seperti seni untuk meletakkan furnitur dan dekorasi lainnya. Untuk membantu tata letak ini sebaiknya Anda memiliki layout desain serta gambaran tentang dimensi ruang dan furnishing-nya.

    Tata letak interior tidak hanya mengenai meletakkan furnitur dan dekorasi sesuai keinginan dan kebutuhan, melainkan juga mempertimbangkan arah datang cahaya, sirkulasi udara, susunan ruangan dan akses jalan bagi orang yang berlalu-lalang di ruangan tersebut.

  • Tekstur
    Tekstur diartikan sebagai penampilan suatu elemen yang mengisi ruangan dilihat dari tingkat kekasaran atau kelembutan, mengkilap atau kusam, dan sebagainya. Untuk ruangan yang kecil dan gelap, gunakan elemen bertekstur halus dan mengkilap agar menimbulkan kesan yang reflektif. Sedangkan untuk ruangan yang terang dan besar, gunakan elemen bertekstur kasar dan kain yang bernuansa mewah seperti beludru, satin dan sutera.
  • Garis
    Garis di dalam ruangan dibuat dengan menggunakan furnitur, dekorasi, dan bentuk arsitektur suatu ruangan. Garis akan membentuk harmoni, kontras, dan kesatuan dalam interior.

    Garis dengan potongan horizontal banyak ditemui dalam desain furnitur. Untuk garis vertikal banyak ditemui pada eksistensi kusen, konstruksi kolom dan lain-lain.

 

  • Form

Form atau bentuk adalah harmonisasi dari satu atau lebih dimensi yang ada di dalam suatu ruangan. Pada dasarnya, form dalam dunia interior terbentuk dari kombinasi dan kalkulasi dari beberapa garis. Sehingga elemen form ini sering disamaartikan dengan pola garis.

Penerapan form tersebut dapat dengan cara meletakkan meja panjang di tengah ruangan akan seimbang dengan lampu gantung yang bermodel lampion di bagian atas ruangan.

  • Pencahayaan
    Selain berkaitan dengan warna, pencahayaan juga dapat menciptakan suasana tertentu. Lampu dengan cahaya yang berpendar akan membuat suatu ruangan terasa tenang dan nyaman.

    Masing-masing ruangan memiliki kebutuhan intensitas cahaya yang berbeda-beda. Gunakan pencahayaan yang terang untuk di kamar mandi atau dapur.

  • Warna
    Dilihat dari bidang psikologi, warna dapat membangun suasana hati penghuni dan mengubah karakter suatu ruangan. Pemilihan warna yang natural dapat menciptakan suasana yang tenang, nyaman, dan damai. Mengenai warna, Anda bisa mengkombinasikan warna seperti menggabungkan merah, kuning, dan oranye kemudian didominasi dengan warna putih agar menciptakan kesan yang hangat dan intim.
  • Pola

Pola dalam dunia interior sifatnya sangat dekoratif dan digunakan pada kebanyakkan elemen pengisi ruangan. Pola tidak hanya digunakan pada pelapis bantal atau wallpaper, tapi juga pada panel, partisi atau furnitur kontemporer.

Elemen Dasar Interior: Elemen Lantai

Lantai merupakan salah satu elemen terpenting dalam sebuah interior. Lantai merupakan batas bawah bagi interior sebuah ruang. Lantai terbentang secara horisontal. Treatment yang dapat diterapkan pada lantai bermacam macam mulai dari penggunaan berbagai material, pengaplikasiaan perbedaan ketinggian lantai, dan pengaplikasian esensi – esensi bentuk.

 

Elemen Dasar Interior: Elemen Dinding

Dinding merupakan elemen interior yang membatasi interior ruang. Dinding terbentang secara vertikal dan merupakan bidang terbesar dalam interior ruang. Pengolahan dinding haruslah tepat karena dinding merupakan bidang dominan suatu interior ruang. Dinding dapat diaplikasikan dengan berbagai material finishing, material pembentuk, pencahayaan, dll.

 

Elemen Dasar Interior: Elemen Ceiling/ Langit – Langit

Ceiling merupakan pembatas interior yang terbentang secara horisontal pada bagian teratas interior. Ceiling merupakan bagian interior yang pada umumnya tidak begitu diperhatikan oleh masyarakat awam, namun dengan diaplikasikannya beberapa desain tepat pada ceiling, dapat menimbulkan efek yang lebih baik.

Treatment ceiling dapat berupa pengaplikasian berbagai material, perbedaan ketinggian, dan pengaplikasian bentuk bentuk pada ceiling.

 

Elemen Dasar Interior: Elemen Estetis

Interior harus mengandung elemen estetis yang mengacu pada prinsip desain seperti proporsi, skala ruang, keseimbangan, harmoni ruang, kesatuan dan variasi ruang, irama ruang, penekanan ruang dan hal – hal keindahan seperti asesoris ruang.

 

Elemen Dasar Interior: Elemen Bukaan

Bukaan pada elemen ruang adalah jendela, pintu, dan lubang sirkulasi. Dengan adanya bukaan, maka memungkinkan terjadinya pertukaran udara yang baik, sehingga ruangan menjadi nyaman dan sehat.

 

Elemen Dasar Interior: Elemen Cahaya

Cahaya merupakan elemen interior yang tidak dapat dilupakan, tanpa adanya cahaya tidak akan ada kehidupan, dan manusia tidak dapat melihat. Interior ruang memerlukan pencahayaan yang cukup intensitasnya. Ambience ruang akan terbentuk dengan adanya pengaplikasian pencahayan dengan benar.

Kata Kunci:

Elemen dasar interior,Teori pertukangan bangunan,elemen dasar desain interior,teori dasar desain interior,teori dasar interior,sebutkan teori dasar interior,elemen teori dasar desain interior,elemen interior proporsi,elemen dasar in,elemen bukaan pada interior eksterior

Komentar

comments

Baca Juga:  Panduan Memilih Lantai Kayu Solid dan Parket untuk Pemula

About Master Tukang

Master Tukang, Segala informasi dan tutorial tentang pertukangan dan dunia konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan. Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *