Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Home >> Urban Skill >> Pertukangan Bangunan >> Mengurus IMB, Panduan Mengurus Ijin Mendirikan Bangunan
mengurus imb

Mengurus IMB, Panduan Mengurus Ijin Mendirikan Bangunan

Mengurus IMB, Panduan Mengurus Ijin Mendirikan Bangunan. Pemanfaatan lahan juga erat kaitannya dengan kebijakan pembangunan yang sedang dilakukan oleh pemerintah. Hakekat pembangunan adalah pembangunan Manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia.

Izin Mendirikan Bangunan atau biasa dikenal dengan IMB adalah perizinan yang diberikan oleh Kepala Daerah kepada pemilik bangunan untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat bangunan sesuai dengan persyaratan administratif dan persyaratan teknis yang berlaku.

IMB merupakan salah satu produk hukum untuk mewujudkan tatanan tertentu sehingga tercipta ketertiban, keamanan, keselamatan, kenyamanan, sekaligus kepastian hukum. Kewajiban setiap orang atau badan yang akan mendirikan bangunan untuk memiliki Izin Mendirikan Bangunan diatur pada Pasal 5 ayat 1 Perda 7 Tahun 2009.[1]

IMB akan melegalkan suatu bangunan yang direncanakan sesuai dengan Tata Ruang yang telah ditentukan. Selain itu, adanya IMB menunjukkan bahwa rencana kostruksi bangunan tersebut juga dapat dipertanggungjawabkan dengan maksud untuk kepentingan bersama.[1]

Baca Juga:  Meteran Laser, Mengukur Lebih Cepat,Tepat, dan Akurat

Peraturan dan perundang-undangan yang memuat IMB adalah sebagai berikut:

  1. Undang-undang no. 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung
  2. Undang-undang no. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang
  3. PP no. 36 tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang no. 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.
Berikut ini adalah tahapan secara detil cara mengurus IMB yang benar:

Mengurus IMB: Dokumen Administrasi

Beberapa syarat dokumen administrasi yang dibutuhkan saat akan mengajukan permohonan IMB antara lain adalah sebagai berikut.

Data pemohon, yang terdiri atas:

  • Formulir data pemohon yang berisi nama pemohon, alamat pemohon, dan status hak atas tanah.
  • Dokumen identitas pemohon, berupa fotocopi KTP atau identitas lainnya dan surat kuasa dari pemilik bangunan apabila yang mengajukan permohonan bukan pemiik bangunan.

Data tanah, yang terdiri atas:

  • Tanda bukti status kepemilikan hak atas tanah atau perjanjian pemanfaatan tanah
  • Data kondisi/situasi tanah (letak/lokasi dan topografi)
  • Surat pernyataan bahwa tanah tidak dalam status sengketa
  • Surat pemberitahuan pajak terhutang bumi dan bangunan (SPPT–PBB) tahun berkenaan.
  • Dokumen analisis mengenai dampak dan gangguan terhadap lingkungan atau upaya pemantauan lingkungan (UPL)/upaya pengelolaan lingkungan (UKL) bagi yang terkena kewajiban.
Baca Juga:  Mengenal Konstruksi Sarang Laba-Laba dan Kelebihannya

Mengurus IMB: Dokumen Rencana Teknis

Syarat-syarat dokumen rencana teknis yang dimaksud adalah data umum bangunan gedung dan gambar-gambar rancangan, mulai dari gambar rencana arsitektur bangunan, sistem struktur, sistem utilitas, dan sebagainya. Hal ini akan disesuaikan dengan klasifikasi bangunan anda, apakah rumah tinggal atau yang lain.

Untuk rumah di bawah 500 m2, pengurusan IMB dapat dilakukan di kecamatan, dengan datang ke loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Apabila Anda belum memiliki dokumen teknis seperti gambar arsitektur bangunan, maka petugas akan datang ke rumah anda untuk membantu membuatkan gambar denah.

Mengurus IMB: Menunggu evaluasi

Dokumen-dokumen tersebut akan diperiksa dan dievaluasi oleh pihak pemerintah daerah, dalam hal ini bupati/walikota. Lama pemeriksaan dan evaluasi adalah 7-14 hari kerja, tergantung dari kompleksitas bangunan.

Baca Juga:  Beton Bertulang, Kelemahan dan Kelebihan Beton Bertulang

Mengurus IMB: Membayar retribusi

Selanjutnya, Anda membayarkan retribusi IMB sesuai yang telah ditetapkan dalam hasil evaluasi. Jika sudah, tanda bukti pembayaran retribusi IMB diserahkan kepada pihak pemerintah daerah.

Mengurus IMB: Mengambil IMB

Setelah semua proses dijalankan, maka pemerintah daerah akan menerbitkan permohonan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dengan waktu paling lama 7 hari kerja terhitung sejak tanda bukti pembayaran retribusi IMB diterima.

mengurus IMB tidaklah sesulit yang di bayangkan, apalagi saat ini juga dipermudah dengan berbagai pelayanan online, jadi? kenapa tidak mengurus IMB untuk Bangunanmu…

Komentar

comments

About Urban Kreator

Crafter ID, Segala informasi dan tutorial tentang pertukangan dan dunia konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan. Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *