Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Home >> Decor >> Interior >> Stiker Dinding, Perbedaan WallPaper dan Wallsticker Sebagai Pelapis Dinding

Stiker Dinding, Perbedaan WallPaper dan Wallsticker Sebagai Pelapis Dinding

Stiker Dinding, Perbedaan WallPaper dan Wallsticker Sebagai Pelapis Dinding. Sebagai bahan pelapis dinding Stiker menjadi tren yang banyak diterapkan untuk aplikasi interior. Aplikasi stiker dinding relatif sangat mudah, sebab sudah ada perekat pada bagian belakangnya.

Berbeda dengan wallpaper, stiker dinding biasanya hanya mencover sebagian dinding, sebagai ornamen atau pemanis ruangan. Meskipun ada juga stiker dinding yang diaplikasikan pada seluruh ruangan.

Wallsticker adalah stiker yang dapat diaplikasikan di permukaan dinding. Ini merupakan produk yang sama persis dengan stiker-stiker pada umumnya. Di bagian belakangnya terdapat lapisan lem perekat sehingga kita tinggal menempelkannya saja ke dinding tanpa perlu lem tambahan lagi. Cuma wallsticker ini memang stiker yang dirancang secara khusus untuk bidang dinding. Jadi pesonanya tampak menarik saat dipasang di dinding dan tidak mudah terkelupas sendiri.

stiker dinding keren
Stiker dinding biasanya diaplikasikan pada sebagian dinding

Wallsticker umumnya tersedia dalam jenis cutting sticker. Artinya potongan stiker ini sesuai dengan bentuk gambarnya. Jenis ini sengaja dipilih supaya wallsticker bisa menyatu sempurna dengan permukaan dinding yang menjadi latar belakangnya. Seolah-olah tidak mau kalah dengan wallpaper, perkembangan wallsticker juga sudah sangat maju. Bahkan sekarang juga sudah tersedia wallsticker tiga dimensi yang mempunyai wujud lebih nyata.

 

Perbedaan Stiker Dinding dengan Wallpaper

Jadi antara wallpaper dan wallsticker mempunyai perbedaan-perbedaan yang meliputi :

  • Wallpaper dijual dalam bentuk roll atau lembaran berbentuk Sedangkan bentuk wallsticker berupa potongan-potongan yang sesuai dengan bentuk gambarnya.
  • Anda membutuhkan lem tambahan untuk memasang wallpaper. Tetapi wallsticker bisa langsung ditempelkan ke permukaan dinding karena sudah dilapisi lem.
  • Wallpaper dapat menutupi seluruh bidang dinding yang ditempelinya. Berbeda dengan wallsticker yang justru menjadikan dinding sebagai background.
  • Biasanya wallpaper bersifat permanen. Sementara wallsticker bersifat temporary yang bisa dipindah-pindahkan dengan mudah kapan pun Anda mau.
  • Berdasarkan daya tahan yang dimilikinya, wallpaper jauh lebih awet dan tahan lama daripada wallsticker. Wallpaper tidak mudah terlepas sendiri.
Baca Juga:  5 Ide Kreatif Kamar Tidur Kecil di Ruang Sempit

Stiker dinding memang didesain untuk aplikasi yang cepat, sehingga kegiatan dekorasi rumah menjadi semudah mungkin dan tidak memakan waktu.

Stiker dinding murah berkualitas
Stiker dinding bisa membawa suasana ruang menjadi berbeda

Kalau sudah bosan dengan warna cat dinding tetapi tidak punya banyak waktu dan budget untuk mengecat ulang, bisa mempertimbangkan penggunaan stiker dinding yang banyak pilihannya dan harganya relatif ekonomis. Sebelum membeli stiker dinding, kita simak dulu langkah-langkah dasar bagi pemula dari persiapan hingga pemasangan stiker dinding.

 

Cara Memasang Stiker Dinding

Persiapan:

Menetapkan dinding mana dan berapa dinding yang akan ditempel stiker. Tentukan dinding mana saja di dalam rumah yang ingin didekorasi. Bisa di dinding kosong yang sepi karena tidak ada gantungan hiasan, lukisan, atau jendela, atau dinding yang sudah mulai retak atau warna catnya mulai luntur. Jangan lupa untuk membuat catatan seperti berikut:

  • Ukuran luas bidang dinding yang akan ditempel stiker
  • Warna dinding asli dan benda apa saja yang ada di dinding (jam dinding, lukisan, foto, dan sebagainya)
  • Beberapa pilihan motif dan warna stiker yang akan dibeli
  • Membeli stiker

Gunakan catatan yang sudah kamu buat untuk membantu saat memilih stiker, terutama catatan mengenai ukuran bidang dinding. Kalau dari suatu bidang hanya sebagian saja yang akan ditempel stiker (stiker tidak menutupi seluruh bagian dinding), perlu untuk mencocokkan warna stiker dengan warna cat dinding asli yang tidak akan ditutupi stiker. Motif dan warna stiker dinding sangat beragam dan pastinya tidak sulit untuk menemukan yang sesuai dengan selera kamu.

  • Bersihkan dinding
Baca Juga:  Pencahayaan Interior, Tata Lighting Pada Interior

Pastikan permukaan dinding yang akan ditempeli stiker dalam keadaan bersih dan tanpa kotoran, agar stiker dapat menempel dengan sempurna dan tidak bergelombang. Cara membersihkan dinding bisa dengan menggunakan spons yang dibasahi dan diberi sedikit sabun. Kemudian tunggu sampai dinding benar-benar kering, baru mulai menempelkan stiker.

  • Ukur ulang stiker dengan dinding

Double check bahwa ukuran stiker benar-benar pas dengan dinding yang akan ditempel. Sebenarnya, stiker dapat dicopot dan ditempel ulang apabila salah penempatan, tetapi biasanya stiker tidak akan menempel dengan rekat lagi kalau sudah dipasang. Kalau perlu, tandai dinding yang akan diberi stiker dengan menggunakan pensil dan penggaris.

 

Pemasangan:

Sekarang, kamu sudah siap untuk memasang stiker. Tekan dan tahan stiker pada saat ditempelkan. Rekatkan stiker dari ujung ke ujung dengan menekan dan menarik garis lurus. Penekanan stiker ini bisa dengan menggunakan alat bantu seperti wiper untuk membersihkan kaca.

Kalau stikernya lumayan besar, lebih baik kalau memasangnya berdua, supaya ada yang membantu menekan ujung satunya. Tujuannya agar tidak menggelembung di tengah stiker dan juga agar stiker tidak bergeser pada saat ditekan di salah satu sisi.

 

Kelebihan Stiker Dinding

  • Mudah Dipasang

Proses pemasangan wall sticker sangat mudah tidak ubahnya seperti memasang stiker biasa. Anda hanya perlu membersihkan permukaan dinding yang akan ditempeli wall sticker terlebih dahulu. Kemudian lepaskan lapisan penutup perekat yang terdapat di bagian belakangnya. Setelah itu, tempelkan saja wall sticker tersebut ke permukaan dinding. Betulkan sebentar posisinya. Lalu tinggal ditekan lagi sampai menempel kuat.

  • Instalasinya Cepat
Baca Juga:  Kamar Anak Kembar? Lihat Desain Kamar Anak Kembar yang Oke Ini

Karena kemudahan dalam proses pemasangannya, Anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu hanya untuk menempelkan wall sticker di permukaan dinding. Dijamin prosesnya sangat cepat dan tidak akan lama. Toh Anda hanya perlu menempelkan wall sticker tersebut saja. Justru proses perencanaan pemasangannya yang akan memakan waktu lebih lama. Anda butuh ide yang kuat di mana posisi penempatan yang terbaik.

  • Hemat Biaya

Kalau kita memasang wallpaper diperlukan lem khusus. Apalagi kalau Anda tak berani memasangnya sendiri, Anda membutuhkan biaya lagi untuk tenaga pemasangnya. Hal ini berbeda dari wall sticker. Wall sticker tidak membutuhkan lem tambahan. Sudah ada lapisan lem di belakang wall sticker ini. Anda juga tidak memerlukan bantuan tenaga ahli sebab pemasangannya yang memang mudah sekali.

  • Gampang Diganti

Berbeda dengan wallpaper, Anda bisa melepaskan wall sticker lalu memasangnya lagi sesuka hati. Hal ini sama sekali tidak merusak wall sticker tersebut. Bahkan kini juga sudah ada wall sticker temporary yang memang diperuntukkan bagi keperluan ini. Hanya saja daya rekat lapisan lem yang ada di belakang wall sticker tersebut akan melemah seiring dengan semakin sering Anda mencopotnya.

  • Tidak Merusak Dinding

Kelebihan lain dari wall sticker adalah sama sekali tidak menimbulkan kerusakan pada permukaan dinding. Dinding yang dipasangi wall sticker tidak akan mengalami dampak apapun. Begitu pula jika Anda melepaskan wall sticker dari permukaan dinding, tidak ada efek serius yang dialami oleh dinding. Hal ini tentunya akan membuat Anda merasa lebih tenang saat berkreasi menggunakan wall sticker.

 

Komentar

comments

About Urban Kreator

Crafter ID, Segala informasi dan tutorial tentang pertukangan dan dunia konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan. Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *